Creativity and Innovation

Creativity and Innovation.

Dua kata itu terlihat tidak terpisahkan. Dulu tingkat 2 jaman-jamannya IBE (Integrative Business Experience-red), saya merupakan bagian dari team Creative Innovation. Semester selanjutnya, saya masih berada di team kreatif BUCKS Company. Tingkat tiga, saya kuliah Creativity Innovation (CI). Kenapa dua kata ini ngga jauh-jauh dari hidup seorang Wisnu Raditya Putra? Karena saya kreatif! Hahaha *sombong mode on*

Well, terlepas dari semua kebetulan mengenai kedekatan saya dengan si Creativity and Innovation itu, kita harus tau apa hubungannya antara dua hal itu. Kenapa sih mereka deket banget? Apakah mereka pacaran? *gajelas mode on*

Oke. Mari kita telaah satu-satu. Kreatif adalah suatu proses munculnya ide, pemikiran, karya seni, ataupun solusi baru yang memiliki nilai lebih. Bisa dikatakan pemikiran kreatif adalah pemikiran out of the box, nyeleneh, dan kadang-kadang diluar akal sehat. Orang kreatif pada umumnya berpikir dengan cara yang berbeda. Mereka menggunakan kedua belahan otaknya untuk menyelesaikan masalah. Sifat kreatif jauh dari pengulangan sesuatu tetapi lebih kepada menemukan sesuatu yang baru. Saya menyimpulkan kreatif adalah suatu pemikiran penuh ide baru yang biasanya berujung pada suatu gagasan atau karya seni. Contoh bidang pekerjaan yang sangat bergantung pada kreatifitas adalah seniman, pelukis, photografer, animator, dll.

Apakah hanya bidang-bidang tersebut? Tidak! Perusahaan manapun dimuka bumi ini pasti memiliki divisi Creative dan Innovation (atau mungkin dengan nama yang berbeda, seperti Research and Development, dll). Inti dari divisi ini sama, yaitu menggunakan skill kreatifitas setiap individu untuk menciptakan sesuatu yang baru demi keberlangsungan perusahaan. Sebuah perusahaan tanpa terobosan baru tentu akan kalah bersaing dengan perusahaan lainnya. Kita bisa simpulkan bahwa kreatifitas sangat penting bagi setiap individu.

Oke, cukup mengenai kreatifitas. Sekarang apa itu inovasi? Inovasi adalah proses pembaruan sesuatu dengan tujuan untuk mendapatkan benefit yang lebih baik. Inovasi sangat dipengaruhi oleh kreatifitas sesorang, oleh karena itu kedua hal ini sangat erat hubungannya. Perbedaan mendasar dari kedua hal itu adalah kreatif memulai dari nol, sedangkan inovatif memulai dari sesuatu yang telah ada. Hal itu yang menyebabkan seorang seniman disebut insan kreatif, bukan inovatif. Contoh nyata dari seseorang yang innovatif adalah Steve Jobs dengan iPodnya. Steve Jobs menggabungkan teknologi mp3 player yang telah ada dan mengemasnya dengan desain dan fitur yang menarik. Dia lalu menambahkan fasilitas online store yang sangat praktis dan memudahkan orang untuk membeli musik. Semua teknologi yang telah ada digabungkan di iPod dan menghasilkan sebuah produk yang inovatif. Steve Jobs adalah seorang inovator yang berhasil.

Jadi kalau disimpulkan dalam 1 kalimat:

Creativity = Create something new (idea, product, solution, etc)

Innovation = Process to renew something.

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: