Senjata

What is “weapon” means to you? Begitulah kurang lebih tema post kali ini. Senjata bisa dipresepsikan dari berjuta-juta sudut pandang. Pada umumnya orang akan berpikir bahwa senjata adalah alat-alat yang digunakan pasukan militer dalam berperang. Ga salah sih, tapi menurut saya itu arti senjata yang sangat sempit sedangkan sebenarnya senjata mempunya arti yang lebih luas.
Buat saya, senjata adalah suatu alat yang berguna untuk memenuhi suatu objektif/sasaran tertentu. Oleh karena itu, senjata bisa didefinisikan berbeda-beda oleh setiap individu. Ada banyak sekali hal didunia ini yang telah menjadi “senjata” saya dalam mencapai sesuatu. Oleh karena itu, inilah dia beberapa “senjata” menurut definisi saya. Here we go!

My first weapon is Apple Macbook Pro!

Yayness! Hehe kenapa dia? Karena tanpa dia, tulisan ini ga akan pernah ada! Haha. Ngga cuma itu, si laptop tercinta ini sudah menemani saya di berbagai hal dan kondisi. Saya termasuk orang bergelut di bidang visual. Bahkan saya punya slogan “I am a visual artist”. Saya cinta dan menggemari desain, photography, dan baru-baru ini merambah ke videography. This laptop is definitely my ultimate weapon to create all of these things. I will show my work on the next post. Stay tune guys!

Si laptop tercinta ini adalah satu-satunya komputer yang saya punya dirumah. I got rid all my desktop computer. Kenapa? Karena si laptop ini sendiri lebih mumpuni dibandingin desktop saya dulunya! Haha. Dan juga terbukti dia tahan banting dan awet. Macintosh anti virus saudara-saudara! *numpang promosi*

That’s my first weapon. I guess my second weapon is my DSLR Camera, Canon EOS 550D.


Kenapa dia? Di dunia photography, ada suatu istilah yang sangat terkenal yaitu “The Man behind the Gun”. So, the camera is my gun! Hehe. Singkat kata, si kamera ini fiturnya segudang. Selain bisa motret, hal lain yang sangat canggih menurut saya adalah merekam video full-HD. Cool, right? Bayangkan sebuah video dengan kualitas setara foto. It’s amazing!

Yak, dan untuk senjata ketiga, dan senjata pamungkas saya adalah…

Wisnu Raditya Putra’s brain.


It’s definitely my ultimate weapon. Tanpa otak dan ide yang cemerlang, ngga akan ada karya video, tulisan ini, blog ini, poster-poster, dan semua hal yang saya sebutkan sebelumnya. Kamera DSLR itu pun pasti nganggur ditempatnya tanpa otak berisikan ide-ide kreatif (Which is terjadi saat ini karena sang penggunanya sibuk kuliah!). Hehe. Jadi pembaca, sayangilah otak anda! Sayangi ultimate weapon anda dan juga our big asset! Latihlah dia setiap hari dan jangan biarkan dia berhenti bekerja. Tetapi jangan lupa imbangi dengan istirahat yang cukup dan asupan bergizi *uhuk* salmon sahimi *uhuk*
That’s all folks. See ya!

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: